Beberapa Tanggal Penting dalam Sejarah Pekan Doa untuk Kesatuan Umat Kristiani
Sekitar 1740 Di Skotlandia muncul suatu gerakan pentakostal, yang memiliki hubungan dengan Amerika Utara, yang amanat pokoknya mencakup doa bagi dan bersama semua Gereja.
1820 James Haldane Stewart menerbitkan tulisan berjudul “Butir-butir untuk Kesatuan Umum Umat Kristiani demi Pencurahan Roh.”
1840 Ignatius Spencer, seorang petobat kepada Gereja Katolik Roma, menyarankan adanya suatu “Doa Bersama untuk Kesatuan.”
1867 Konferensi Para Uskup Anglikan Pertama di Lambeth menandaskan doa untuk kesatuan dalam Mukadimah Keputusan Konferensi.
1894 Paus Leo XIII mendorong kebiasaan menyelenggarakan suatu Pekan Doa untuk kesatuan dalam kerangka Pentakosta.
1908 Pelaksanaan “Pekan Kesatuan Gereja” dimulai oleh Paul Wattson.
1926 Gerakan Faith and Order mulai menerbitkan “Saran-saran untuk suatu Pekan Doa untuk Kesatuan umat Kristiani.”
1935 Abbas Paul Couturier dari Prancis menganjurkan adanya “Pekan Doa Universal untuk Kesatuan Umat Kristiani,” yang secara inklusif melibatkan semua orang, untuk memohon dan mengupayakan “kesatuan yang dikehedaki Kristus lewat sarana-sarana yang Ia kehendaki.”
1958 Unité Chrétienne (Lyon, Prancis) dan Komisi Faith and Order dari Dewan Gereja-Gereja Sedunia mulai bekerja bersama dalam menyiapkan bahan-bahan untuk Pekan Doa.
1964 Di Yerusalem, Paus Paulus VI dan Batrik Athenagoras I bersama-sama melambungkan doa Yesus “agar mereka semua bersatu” (Yoh. 17).
1964 “Dekrit mengenai Ekumenisme” dari Konsili Vatikan II menandaskan bahwa doa merupakan jiwa dari gerakan ekumenis; maka dekrit ini mendorong pelaksanaan Pekan Doa.
1966 Komisi Faith and Order dari Dewan Gereja-Gereja Sedunia dan Sekretariat untuk Memajukan Kesatuan Umat Kristiani [sekarang dikenal sebagai Dewan KePausan untuk Memajukan Kesatuan Umat Kristiani] mulai membentuk badan resmi untuk bersama-sama menyiapkan bahan-bahan Pekan Doa.
1968 Secara resmi, untuk pertama kalinya digunakan bahan Pekan Doa yang disiapkan bersama oleh Faith and Order dan Sekretariat untuk Memajukan Kesatuan Umat Kristiani [sekarang dikenal sebagai Dewan KePausan untuk Memajukan Kesatuan Umat Kristiani].
1975 Untuk pertama kalinya digunakan bahan Pekan Doa yang didasarkan pada teks dasar yang disiapkan oleh suatu kelompok ekumenis lokal. Kelompok pertama yang melaksanakan rencana ini dengan mempersiapkan draft awal 1975 adalah suatu kelompok di Australia.
1988 Bahan-bahan Pekan Doa digunakan dalam ibadat pembukaan Federasi Kristiani Malaysia, yang menghimpun kelompok-kelompok Kristiani utama di negeri itu.
1994 Teks untuk Pekan Doa 1996 disiapkan dalam kerjasama dengan YMCA dan YWCA.
2004 Dicapai kepekatan bahwa bahan-bahan untuk Pekan Doa untuk Kesatuan Umat Kristiani disusun dan diterbitkan bersama dalam format yang sama oleh Faith and Order (DGD) dan Dewan KePausan untuk Memajukan Kesatuan Kristiani (Gereja Katolik).
2008 Perayaan ulang tahun ke-100 Pekan Doa untuk Kesatuan Umat Kristiani. (Pendahulunya, Pekan Kesatuan Gereja, pertama kali dilaksanakan pada tahun 1908.)
Link Terkait :